Pengertian Sistem Informasi


Menurut Tata Sutabri, Analisa Sistem Informasi penerbit Andi, 2012 menyatakan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang ada di dalam suatu organisasi  yang dapat mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.
Norman L. Enger, Analisa Sistem Informasi, 2012 menyatakan bahwa sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi orang dan teknologi informasi  yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan suatu organisasi.
Jadi  dapat disimpulkan  sistem  informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi yang menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

Jenis-jenis Sistem Informasi
Pengelompokan sistem informasi berdasarkan level organisasi :
1.    Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem informasi yang paling tua dan paling banyak digunakan dalam bisnis. Sistem informasi akuntansi sebagai kumpulan sumber daya yang dirancang untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi. Sistem informasi akuntansi adalah subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpuna, memproses dan melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.
2.    Sistem Informasi Keuangan
Sistem Informasi Keuangan digunakan untuk mendukung manajer keuangan dalam pengambilan keputuasan yang menyangkut persoalan keuangan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan perusahaan. Sistem ini tidak hanya mendasarkan data yang berasal dari sumber eksternal.
3.    Sistem Informasi Manufaktur
Sistem informasi manufaktur merupakan sistem yang digunakan untuk mendukunga fungsi produksi, yang mencakup seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang atau jasa.
4.    Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran adalah sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran. Sistem ini mendukung keputusan yang berkaitan dengan bauran pemesaran (marketing amix) yang mencakup produk, tempat, promosi dan harga produk.
5.    Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem informasi sumber daya manusia biasa disebut HRIS. Selain HRIS, sering juga dipakai istilah HRMIS (Human Resource Management Information Sistem) dan HRMS (Human Resource Management Sistem). Sistem ini menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi personalia. Misalnya pembayaran gaji, upah, tunjungan, ringkasan pajak dan kinerja perusahaan.

Analisa Sistem
Menurut Al-Bahra bin Ladjamudin Analisa Sistem Informasi penerbit Andi,  2012,  analisa sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan agar menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan, merancang atau mengganti output sedang digunakan, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat yang lain (bisa jadi lebih sederhana dan lebih interaktif) atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
 Analisa sistem juga memiliki tahapan yang dilakukan setelah tahapan perencanaan sistem (sistem planning) dan sebelum tahap desain sistem (sistem design). Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan dalam tahapan ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya.
Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan, merancang atau mengganti output yang sedang digunakan, untuk mencapai tujuan yang sama.

Penggajian karyawan
            Gajian karyawan adalah suatu pembayaran periodik dari seorang majikan (perusahaan) kepada karyawan. Adapun pengertian menurut kinerja karyawan, gaji adalah suatu bentuk kompensasi yang dikaitkan sengan kinerja individu,
Kinerja  kelompok  atau  kinerja  organisasi.

Penggajian
      Pengajian  merupakan  suatu  imbalan  yang  diberikan  kepada  seorang atas jasanya  bekerja disuatu instansi atau perusahaan. Gaji dapat disebut sebagai upah yang sama- sama memberikan imbalan kepada seseorang atas prestasi atau jasa selama bekerja di sebuah instansi atau perusahaan. Namun demikian, gaji dan upah mempunyai perbedaan yang terletak pada kekuatan kontrak kerja dan jangka waktu penerimaan. Berdasarkan jangka waktu penerimaan, sesorang yang menerima gaji akan diberikan setiap akhir bulan, sedangkan seseorang yang menerima upah akan diberikan setiap hari atau minggu.
Menurut  (Soemarso, Manajemen Karyawan, 2002).  Mendefinisikan gaji sebagai imbalan yang diberikan kepada pegawai yang diberi tugas- tugas administrasi dan pimpinan yang jumlahnya biasa tetap secara bulanan. Sedangkan menurut  (Anton , Manajemen Karyawan, 2002).   gaji merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manager, pegawai administrasi, supervisor, dan lainnya yang pada umumnya gaji dibayarkan tetap tiap bulan. Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa gaji merupakan sejumlah uang yang ditetapkan dan diterima seseorang atas pekerjaannya yang ditetapkan berdasarkan perhitungan masa waktu panjang (satu bulan).

Karyawan
          Pengertian karyawan adalah sesorang yang ditugaskan sebagai pekerja dari sebuah perusahaan untuk melakukan operasional perusahaan dan dia bekerja untuk digaji. berhubungan dengan karyawan pasti takkan lepas dari kinerja karyawan maka dan setiap perusahaan akan selalu melakukan penilaian kinerja karyawan. untuk lebih jelasnya tentang karyawan bisa dilihat sebagai berikut. Dalam buku yang berjudul ”Manajemen Sumber Daya Manusia”(1995), menurut Henry Simamora kinerja karyawan adalah tingkat terhadap mana para karyawan mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. 

No comments:

Post a Comment