Langkah-Langkah Perancangan Database

Dalam perancangan database perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai baerikut, yaitu :

a. Menentukan kebutuhan input dari sistem baru.

Input yang akan dirancang dapat ditentukan dari data flow diagram (DFD) sistem yang baru dibuat.

b. Mementukan parameter data input.

Setelah input-input yang akan dirancang telah dapat ditentukan maka parameter dari input-input selanjutnya juga dapat ditentukan. Parameter ini meliputi :

1. Bentuk dari input dan dokumen dasar.

2. Sumber input.

3. Volume input.

4. Periode input.

Normalisasi

Normalisasi adalah bentuk teknik yang menstruktur data agar mengurangi permasalahan dalam mengolah dalam mengolah data. Agar beberapa anomaly dalam database : 

1. Anomali Peremajaan

Anomaly ini terjadi pada saat pengubahan suatu data pada satu relasi namun tidak seluruhnya diubah.

2. Anomali Penyisipan

Anomali ini terjadi jika pada saat penambahan hendaknya dilakukan elemen dara yang kosong terlebuh elemen itu merupakan kunci.

3. Anomali Penghapusan

Anomali ini terjadi katika suatu baris yang terpakai mudah dihapus,akibatnya terdjadi data yang hilang.

Normalisasi juga memiliki beberapa kriteria-kriteria untuk mendapatkan prediksi efisien atau normal bagi sebuah tabel, walaupun bukan sebagai kriteria-kriteria utama, tapi sebagai tambahan ilmu pengetahuan tentang normalisasi. Kriteria- kriteria tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Bentuk Normal tahap Pertama (1stNormal Form/NF)

Bentuk Normal tahap pertama (1 NF) terpenuhi jika sebuah table tidak memiliki atribut bernilai banyak (Mulitievalued Attribute ).

b. Bentuk Normal tahap Kedua (2ndNormal/2NF)

Bentuk normal tahap kedua (2NF) terpenuhi jika pada sebuah table, semua atribut yang tidak termasuk dalam key primer memiliki ketergantungan fungsional (KF) pada key primer secara utuh. Sebuah tabel dikatakan tidak memenuhi 2NF, jika ketrgantungan hanya bersifat parial (hanya tergantung pada sebagian dari key primer).

c. Bentuk Normal tahap Keempat (4thNormal form /4NF)

Bentuk normal tahap keempat berkaitan dengan sifat ketrgantungan banyak nilai (Multivalued Dependency) pada suatu table yang merupakan pengembangan dari ketergantungan fungsional.

d. Bentuk Normal tahap Kelima (5th Normal Form/5NF)

Bentuk normal tahap kelima merupakan lain dari Project-Join Normal Form atau PJNF.Berkenaan dengan ketergantungan relasi antar table (jain dependency). (sumber :fathansayah,basis data, 2007).

No comments:

Post a Comment